Memang di dunia ini ada yang namanya datang dan juga pergi. Gue yang pada awalnya sangat senang dengan kehandirannya di hidup gue. Sekarang harus menerima kenyataan yang cukup pahit. Awalnya, kita berdua bercanda bersama, tertawa bersama, berbagi cerita bersama-sama. Namun itu hanya sebatas chat. Kita tidak pernah bertemu di dunia real. Wah? Cinta kita berdua di pisahkan oleh jarak dan waktu. Gue baru tau apa arti cinta yang sebenarnya. Selama ini gue hanya menanggap cinta hanya permainan belaka. Namun ternyata gue salah. Cinta adalah cinta. Cinta di mulai oleh mata dan perasaan. Cinta bukan seperti game yang selama ini gue mainkan. Namun memang ini lah yang namanya kehidupan. Setelah datang pasti akan pergi. Setelah dia pergi, gue harus tabah menerima kenyataan. Semakin gue melekat dengan dia, semakin besar rasa sedih yang akan gue alami. Awalnya gue gak terima dengan kenyataan ini. Tapi apa boleh buat, kenyataan ya kenyataan. Muncul opini, apakah mungkin gue kurang pantas untuk dia? Gue selalu fokus, fokus, dan fokus dengan pelajaran tanpa memperhatikan perasaan orang lain. Gue selalu menanggap semua dapat di beli dengan ilmu. Ternyata sikap dan cara berpikir gue selama ini salah. Hal yang paling membuat gue menyesal adalah kenapa gue baru tersadar sekarang dan dia sudah terlebih dahulu pergi meninggalkan gue. Saat itu sebuah pertanyaan singkat gue lontarkan kepada sahabat baik gue. "Kok Lu bisa Langgeng sama dia? Alasannya apa?" Jawabannya adalah gak ada alasannya kok, cinta itu gak memandang alasan. Gue terdiam dan menatap dia selama beberapa detik. Cinta tidak perlu ada alasan. Karena cinta yang sebenarnya adalah cinta yang tulus dan ikhlas. Sekarang gue tau, ternyata memang benar gue belum pantas untuk dia. Arti cinta saja tidak tahu, terus mempermainkan dia dengan teka teki layaknya suatu permainan. Sekarang gue tau, memang pantas gue melepaskan dia sekarang. Tidak ada yang salah antara gue dan dia. Yah karena takdir telah menentukan. Kita tidak pantas untuk bersama. Kau lebih pantas untuk orang lain yang memang benar-benar pantas untukmu. Kau lebih pantas dengan dia yang lebih mengerti apa arti tentang cinta, yang selalu menemanimu di setiap saat, yang selalu bisa menatap mukamu tanpa rasa malu. Sekarang bukan saatnya untuk bersedih, gue harus bangga. Karena dia yang telah mengajarkan gue apa itu arti cinta sebenarnya.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 comments:
Posting Komentar